Feeds:
Pos
Komentar

Pengalaman itu memang sangat berharga. Apalagi kalau pengalaman yang ini bisa dihargai dengan uang, hehehe… Saya punya Blackberry onyx 2 yang umurnya baru setahun setengah. Entah karena sudah usia, atau karena terlalu mobile atau karena HP ini sering dimainkan anak saya (Ayah ga nyalahin kamu kok Nak, hehehe…), layar LCD-nya rusak. Karena HP ini sangat fungsional, maka saya segera memperbaikinya

Lanjut Baca »

Butuh waktu sekitar 3 minggu untuk menyelesaikan sampai habis buku Chairul Tanjung – Si Anak Singkong. Setelah selesai membacanya, saya kagum sekali dengan prestasi dan karakter beliau. Seorang Chaerul Tanjung (CT) yang lahir dari keluarga miskin bisa tumbuh menjadi seorang pengusaha sukses dan membuatnya masuk ke dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Ini adalah tulisan pertama dari dua tulisan.

Lanjut Baca »

Info yang pernah saya dapat, service AC mobil perlu dilakukan berbarengan dengan service rutin kendaraan. Katakanlah kendaraan kita di service tiap 5000 km untuk penggantian oli rutin dan oli maupun peralatan lain sesuai buku service.
Lanjut Baca »

Penipuan Modus Baru

Pagi ini saya ditelpon ayah saya. Sebelum mengangkat, saya sudah terpikir kalau jam segini tiba-tiba ditelpon di hari kerja, biasanya ada suatu hal yang penting. Ternyata benar, beliau memberitakan bahwa dini hari tadi orang tua saya nyaris terkena modus penipuan baru. Setidaknya, baru untuk kami. Lanjut Baca »

Pengalaman selama ini, berhadapan  dengan birokrasi selalu berbelit dan memakan waktu. Hal yang sama juga saya rasakan dalam mengurus Balik Nama untuk kendaraan (babeh) saya. Berikut adalah narasi pengurusan balik nama mobil penumpang, roda 4 balik nama dari KTP Jakarta selatan menjadi pemilik baru di Jakarta Selatan.

Lanjut Baca »

Belajar Jatuh

“…I’m learning how to fall
Learning how to make a hit…”

Pernah denger sebelumnya…?

Lanjut Baca »

“Video Killed A Radio Stars…”

Konon penggalan lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh Band bernama Buggles tahun 1979. Sekitar tahun 1998 lagu ini di populerkan kembali oleh grup The President Of USA.  Kabarnya lagi, lagu ini menceritakan kepopuleran video menggantikan radio, yang hanya bisa di dengar saja, pada zaman tersebut yang tentunya mencancam karir para bintangnya. Mungkin masa yang akan datang diperkirakan radio sama sekali tidak dijadikan pilihan dan studio penyiaran pun ditinggalkan begitu saja.

Lanjut Baca »