Feeds:
Tulisan
Komentar

Merendahlah, engkau kan seperti bintang-gemintang

Berkilau di pandang orang

Diatas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi

Janganlah seperti asap

Yang mengangkat diri tinggi di langit

Padahal dirinya hina dina

(KH. Rahmat Abdullah (Alm.))

Di dalam hidup, Allah SWT. telah memberikan hamba-NYA kebebasan dalam memilih, luar biasa bebasnya, jauh lebih LUBER (Langsung Umum Bebas dan Rahasia) dari pemilu yang pernah ada. Karena pilihan-pilihan itu merupakan pilihan hati kita yang hanya kita dan Sang Penggenggam Jiwa saja yang tau. Sama halnya dengan memilih sikap ini: rendah hati kah kita atau justru sebaliknya… Mau yang manakah yang kita pilih, kita sendirilah yang akan menentukannya, dan pastilah – sebuah konsekuensi logis – kita jugalah yang akan mempertanggungjawabkannya (sendiri) kelak.

Ya Rabbana, semoga hari-hari setelah Ramadhan ini senantiasa kami penuhi dengan kerendahan hati, sebanyak apapun nikmat yang Engkau berikan maupun sesempit apapun (cobaan) hidup yang Engkau hamparkan… Dan mohon bekalilah kami dengan kekuatan hingga kami bertemu dengan Ramadhan berikutnya. Amiiin…

yang menghampiri

Hening, lalu terdengar…

Srek…

Srek….

Srek…

Lanjut Baca »

Sebagian orang mungkin akan berkata bahwa uang adalah sebatas alat kita untuk hidup. Adanya hanya di tangan dan jangan di taruh di dalam hati. Ketika telah terlepas, kita tidak perlu berpusing-pusing lagi. Sementara, sebagian yang lain merasa hidup adalah untuk mencari uang. Bekerja siang malam demi mengumpulkan uang, ditimbun banyak-banyak meski kemudian usia tidak cukup untuk menikmatinya…

Lanjut Baca »

Sungguh hebat memang kalau kita melihat para politisi jaman sekarang menebar pesona masing-masing. Bisa uang sekian milyar dihamburkan demi memperkenalkan diri dan berusaha sebisa mungkin menghadirkan wajahnya di hadapan mata jutaan pemirsa televisi dan bahkan mejeng diantara belantika billboard ibu kota. Sadar saya, suatu saat mungkin bisa saja saya berada di posisi mereka, menempuh langkah yang sama (Na’ udzu billahi mindzalik…).

Lanjut Baca »

Media oh media

Akhir bulan Mei, saya masih melihat kotak ajaib yang kita sebut dengan TV dihiasi oleh berita-berita mengenai naiknya harga BBM dan efek yang menyertainya. Ada gambaran tentang distribusi dana BLT, ada liputan tentang antrian BBM di daerah-daerah di Indonesia, ada liputan tentang demo mahasiswa yang menentang dan sebagainya. Berita mengenai sepak terjang KPK serta peristiwa penyerbuan Polisi ke UNAS juga ada. Isi media cetak nasional maupun daerah juga bisa dilihat tidak kalah meriahnya dengan isi layar kaca.

Lanjut Baca »

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »